Globalinvestigasinews.com.Dompu.NTB.
Dengan intensitas hujan yang besar datang tiba-tiba menimbulkan banjir bandang menerjang pemukiman warga di Kecamatan Hu,u, Rabu (7/1/26) sekitar pukul 01.30 Wita.
Pemerintah Daerah, Polres dan Kodim 1614/Dompu bergerak cepat melakukan penanganan bencana banjir sekaligus pembersihan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Rasabou dan Desa Cempijaya, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Kamis (8/1/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.50 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., didampingi Ketua DPRD Kabupaten Dompu Ir. Mutakkun beserta anggota, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dan Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, S.E. Selain itu turut hadir BPBD Kabupaten Dompu, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, personel gabungan Polres Dompu dan Kodim 1614/Dompu, serta elemen mahasiswa PMII Kabupaten Dompu.
Penanganan difokuskan pada pembersihan sisa lumpur dan sampah pascabanjir di Dusun Ruhu Ruma Desa Rasabou serta Dusun Dorotoi dan Dusun Konca Desa Cempijaya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui BPBD juga menyalurkan bantuan berupa sembako, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak.
Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama TNI dan Polri merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi apapun, khususnya saat terjadi bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, dan kami juga akan terus melakukan evaluasi terhadap daerah kantung rawan banjir agar ke depan dampaknya dapat diminimalisir,” ujarnya.
Selain itu Bupati himbau agar menjaga ekosistem lingkungan alam sekitarnya, merambah hutan semaunya dan membuang sampah sembarangan serta Pemerintah akan turun tangan memperbaiki saluran drainase, kanal kali yang sudah sempit dan dangkal serta bronjongnisasi sepanjang bibir kali, ujarnya.
Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal menambahkan bahwa jajaran Polsek Hu’u sejak awal kejadian telah melakukan pemantauan, pengamanan, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan di pemukiman warga dampak banjir.
“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai, agar tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila curah hujan kembali meningkat,” ungkap Ipda Rizal.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa Polres Dompu akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan TNI dalam penanganan setiap bencana alam yang terjadi.
“Polres Dompu bareng instansi terkait berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, baik dalam penanganan bencana, pembersihan lingkungan, maupun pendistribusian bantuan. Kami juga terus melakukan monitoring situasi dan kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” jelas IPTU Nyoman.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan bahwa banjir bandang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah pegunungan serta kondisi bendungan di Desa Daha dan Desa Adu yang tidak berfungsi optimal. Akibat meluapnya air bah tersebut menyebabkan rumah warga di Dusun Ruhu Ruma, Dusun Dorotoi, dan Dusun Konca mengalami kerusakan yang sangat parah. Kegiatan penanganan bencana berakhir sekitar pukul 11.20 Wita dan berjalan aman serta lancar.
Polres Dompu mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, sementara Pemerintah Daerah diharapkan dapat menyiapkan posko penanganan bencana di desa-desa rawan banjir guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, pungkas Kapolres Dompu via kasi humas polres Dompu Iptu Nyoman Suardika. Jurnalis, Rdw/ddo.












