Berita  

Kegagalan pembangunan Jembatan Sungai Salak Desa Empang Benao Diduga Kades Mengambil Kebijakan Sendiri.

Global Investasi News Com.
Anggaran Desa Empang Benao Kecamatan Pamenang Merangin Yang Diduga Di Salah Gunakan Oleh Kades Tidak Tepat Sasaran, Sehingga Pembangunan Jembatan Sungai Salak Desa Empang Benao Terbengkalai.

Dari Sumber terpercaya yang belum bisa disebut namanya, anggaran Jembatan Sungai Salak Desa Empang Benao Kecamatan Pamenang Merangin lebih dari Rp 100 juta Rupiah hangus karena ulah kades diduga Proyek asal asalan.

Menurut informasi Dari sumber terpercaya, seluruh pembangunan di desa Empang Benao Kecamatan Pamenang Merangin adalah di kerjakan oleh adik kandung dan kaum kerabatnya kepala Desa sendiri, sehingga ada sebagian masyarakat yang tidak senang atas kebijakan yang diambil oleh Kades yang menyimpang dari berita acara kesepakatan bersama, diduga Proyek yang ada di Desa Empang Benao Kecamatan Pamenang Merangin, itu adalah kebijakan kades untuk mengambil alihkan.

Ada beberapa poin bangunan yang diduga sangat fatal, seperti jalan kelompok Tani yang sangat di butuh kan oleh masyarakat diduga 4000 Meter di alihkan kades untuk jalan setapak kearah kebun nya sendiri hanya lebih dan kurangnya 300 M.
Anggaran tersebut tidak transparan kepada masyarakat desa Empang Benao Kecamatan Pamenang Merangin Jambi.

Untuk di tindak lanjuti di minta kepada kejaksaan negeri Merangin, kepada DPRD kabupaten Merangin, kepada polres Merangin, kepada Polda Jambi, kepada BPK, kepada Inspektorat kabupaten Merangin agar dapat bertindak dan tidak asal mengaudit dana desa yang tidak jelas,” harus sesuai dengan bukti di lapangan.untuk di tindak tegas secara hukum yang berlaku atas juknis angaran DD (Dana Desa) yang transparan dan akuntabel.
Sepni Global.