Berita  

“Belum Ada Perhatian Dari Pihak Pemerintah Terkait 6 Rumah Yang Longsor di Desa Bayah Timur ?!”

LEBAK , Global Investigasi news

Kondisi sejumlah rumah warga terdampak longsor akibat hujan, dikampung Sukajaya dan Kampung Tenjolaya Desa Bayah Timur Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak kian memperihatinkan dan mengancam keselamatan warga. Ironisnya, hingga saat ini belum terlihat langkah penanganan serius dari pihak-pihak pemerintah terkait.

Deni Ismayadi salah satu warga Kampung Sukajaya yang rumahnya tergerus lonsor, menegaskan bahwa kerusakan rumah warga sudah berada pada level sangat membahayakan keselamatan warga. Hari ini saja kebali ada lonsor susulan yang mengakibatkan rusak parah dikhawatirkan sewaktu-waktu menelan korban.

“Rumah saya dan tetangga saya kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan. Saat ini sudah tidak bisa diantisipasi lagi dengan cara kami sendiri karena kerusakannya parah dan nyaris ambruk,” tegas Deni Ismayadi yang juga ketua SMSI Kabupaten Lebak, Senin (12/1/2026)

Menurutnya, kejadian bencana longsor ini di Kampung Sukajaya dan Kampung Tenjolaya Desa Bayah Timur ini, sudan dari tahun 2024, dan sekarang-sekarang ini lonsor ini terjadi lagi yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat. Namun, kondisi terkini justru mencerminkan lemahnya perhatian dari pihak-pihak pemerintah terkait, yang padahal lonsor ini menyangkut keselamatan warga

“longsor ini sudah sangat berbahaya, apalahi hari ini hujan juga belum reda. Kami khawatir jika terus dibiarkan tanpa ada penamganan yang serius, akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ta hanya itu Ketua SMSI Kabupaten Lebak menyampaikan harapan sekaligus desakan agar pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait segera turun tangan. Ia menilai, lambannya penanganan mencerminkan minimnya keberpihakan terhadap keselamatan warga desa.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan penanganan serius dan memasang beronjonga atau turap, baik yang di Kampung Sukajaya maupun di Kampung Tenjolaya, Jangan sampai ada korban dulu baru ada tindakan,” pungkasnya.( WG)