Berita  

JILT Turut Ambil Bagian Dalam Diklat Jurnalistik Lembaga Pers Sabillurasyad

Lombok Tengah Globalinvestigasinews Com – Jurnalis Independen Lombok Tengah (JILT) turut mengambil bagian dalam giat diklat jurnalistik yang digelar oleh Lembaga Pers Sabilullrasyad, Sabtu 10 Januari 2026.

Giat tersebut, dilaksanakan di Gedung
Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Sabilurrasyad, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, kabupaten Lombok Tengah (Loteng) NTB.

Ketua Panitia Diklat Jurnalistik Lembaga Pers Sabilurrasyad, Nisa Apria pada kesempatan tersebut meyampaikan ucapan terimakasih karena dirinya dipercaya mengemban tugas sebagai ketua panitia pada giat tersebut.

“Sebelumnya, terimakasih banyak atas dukungan para pembina dan kawan-kawan atas kepercayaan amanah yang diberikan kepada saya,” kata Nisa, sapaan akrab siswi cantik ini.

Kegiatan dengan nilai edukasi tinggi ini imbuh Nisa, dipersiapkan setidaknya sekitar dua minggu. Dimulai dengan rapat-rapat panitia dan kemudian melakukan sosialisasi kepada semua siswa, alumni dan juga komunitas pers di Sabilurrasyad.

Bagi gadis manis yang baru menginjak kelas 2 MA ini, ilmu tentang jurnalistik sangat penting dipelajari di era yang penuh sesak dengan berbagai informasi, yang entah hoax atau fakta.

“Dengan kita memiliki ilmu jurnalistik, kita bisa membedakan mana informasi hoax dan mana informasi yang sesuai fakta,” imbuh gadis yang berasal dari Kampung Surebaye ini.

Sejauh yang ia ketahui tandas Nisa, karya jurnalistik terdiri dari unsur 5 W+1H sehingga dan merupakan informasi sesuai fakta. Untuk itu, dirinya mengajak semua kawanya turut ikut jadi peserta pada kegiatan tersebut.

Sesuai petunjuk dari pembina, pihaknya memilih sejumlah narasumber kompeten sebagai narasumber pada diklat tersebut. Antara lain, Abdul Latif Apriaman Jurnalis Tempo, Sading Alkatari selaku Ketua JILT sekaligus pengelola Talenta FM – postlombok.com, Zainul Bahri jurnalis KoranLombok, Kadri Ramdani Jurnalis NTBterkini dan Tomi Hasan Basri Kaduv Media KAMMI Mataram.

Pembina Lembaga Pers Sabilurrosyad PE M Haidir Ali MB M.Pd mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas kompetensi peserta dalam bidang Jurnalistik yang Profesional, Kreatif dan ber Etika.

“Kami menggelar kegiatan diklat ini untuk meningkatkan Kompetensi Anggota Lembaga Pers Sabilurrasyad agar lebih profesional,kreatif dan menjunjung Kode Etiks.” Jelasnya.

Di tengah begitu banyaknya bermunculan media baru bak jamur di musim hujan, menurut Haidir, diklat tersebut diharapkan bisa melahirkan bibit-bibit jurnalis yang kelak akan menggantikan para senior yang saat ini terus bertahan dan berjuang demi bangsa untuk menegakkan pilar ke 4 demokrasi.

Sementara itu, Ketua JILT, Sading Alkatari, menyatakan, apa yang dilakukan oleh Lembaga Pers Sabilurrasyad itu sangat baik sekaligus penting.

Pengetahuan jurnalistik sejak dini, setidaknya akan mengurangi para peserta untuk membuat caption atau status yang tidak penting dan malah tidak baik bila dibaca orang lain.

“Setidaknya, para peserta diklat, kalaupun belum bisa memuat karyanya di media masa, maka mereka bisa menjadi jurnalis bagi akun media sosialnya masing-masing. Di sanalah mereka akan mengaploud hasil karya jurnalistiknya,” jelas Sading.

Sading berharap, ponpes-ponpes lain, bisa mengikuti jejak YPP Sabilurrasyad untuk mengadakan diklat jurnalistik. Karena hal itu kelak, bisa melahirkan jurnalis handal sebagai regenerasi jurnalis yang saat ini ada.(GIN NTB)