Berita  

Para Kasepuhan dan Masyarakat Desa Warung Banten Pertanyakan Status Tanah Bengkok yang Dikuasai PT SBJ.

Lebak , Global invetigasi news .

Beberapa Kasepuhan dari masyarakat Desa warung Banten kecamatan Cibeber kabupaten Lebak – Banten ,mendatangi PT, SBJ Senin tanggal 26 Januari 2026.

Hadir dalam pertemuan tersebut para tokoh adat ,Ketua karang taruna , BPD dan masyarakat Desa warung Banten , jajaran anggota dari Polsek Cibeber , dan anggota TNI AD Dari Koramil Bayah, dan perwakilan dari PT.SBJ .

Dari hasil pantauan awak media Global invetigasi news. di ketahui , bahwa para kasepuhan mempertanyakan setatus tanah bengkok desa warung Banten yang di disewakan kepada PT. SBJ selama 6 tahun .dengan kesepakatan bahwa tanda bengkok ini di sewakan hanya untuk pembuatan jalan perusahaan dan mes karyawan.

Seperti yang di pertanyakan oleh bapak kundang selaku penasehat masyarakat warung Banten kenapa di tanah bengkok ada kegiatan pertambangan .menurut para kasepuhan pihak nya telah berkirim Surat kepada PT SBJ, terkait hal tersebut dan jawaban dari Direktur PT .SBJ ibu Eni bahwa PT .SBJ tidak ada kegiatan penambangan di di tanah bengkok ,kalaunpun ada kegiatan itu di luar PT SBJ

Menyikapi hal ini pihak PT SBJ yang dijawab oleh humas Nurjaya Ibo bahwa adanya kegiatan di tanah bengkok di akui ada kesalahan di dalam internal perusahaan , namun ada kesepakatan dalam musyawarah yang menghasilkan kesepakatan bahwa tanah bengkok itu di tukar guling untuk kepentingan pembangunan KDMP .Namun Demikian PT . SBJ sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan , menwarkan berapa kopensasi kerugian yang harus di ganti ? kita selesaikan secara musyawarah, Kalau pun masyarakat meminta kegiatan yang ada sekarang harus di berhentikan boleh saja , yang penting silahkan layangkan surat secara Resmi kepada pihak perusahaan.

Sementara menurut ajat selaku anggota BPD , membatah bahwa blm ada kesempatan bahwa tanah bengkok itu di tukar Guling untuk pembangunan KDMP.

Hal senada juga di sampai kan oleh ketua Karang Taruna Desa warung Banten Bos jaya bahwa waktu musyawarah itu blm ada kesapatan tanah bengkok untuk di tukar guling karena sampai saat ini pemerintah Desa dan para tokoh adat ,masyarakat Desa Warung Banten blm mengadakan musyawah setuju atau tidak nya , selanjutnya para tokoh kasepuhan dan masyarakat yang hadir disisini meminta kegiatan yang ada sekarang ditanah bengkok di berhentikan dulu, sebelum ada kesempatan yang di setujui ungkap nya. ( WG)