Marabahan, GINEWS COM
Sejak Kepala Kamenag Barito Kuala di nahkodai H.Anwar Hadimi SPd.MPd, semua terasa hidup dan merupakan suatu kebanggaan tersendiri selain selaku putra daerah ingin memajukan daerahnya beliau juga bekerja secara Profesionalisme.
Memang pantas beliau oleh pa Tambrin Kakanwil provinsi Kalsel menempatkan beliau untuk menahkodai kabupaten yang berjuluk selidah ini.
Setahu awak media ini bahwa beliau ketika menjabat Kasi pondok pesantren setempat sebelum jadi orang nomor 1 beliau telah Trampil dimanapun untuk pembacaan doa di moment moment bersejarah bahkan beliau juga diminta untuk pembacaan doa sekelas provinsi ketika sudah jadi Kepala Kamenag Barito Kuala,ketika acara Kamenag se-kalimantan selatan di hotel Kindai Banjarmasin belum lama tadi tetap beliau yang membacakan Doa.
Karena kepiawaiannya yang juga hapal Al-Qur’an 30 jus diluar kepala membuat kantor yang dipimpinnya menjadi Familiar maju dan disegani oleh instansi lainnya.
Sehingga kantornya Rame dikunjungi para tamu,dan beliau juga menjadi suri tauladan oleh Jajaran dan bawahannya.
Dan para tamu yang datang beliau doakan Dan juga para tamu yang berkunjung berdasar investigasi awak media ini selalu dapat makan dikantornya Dan beliau juga menganggap bahwa tamu adalah Raja,siapa tahu diantaranya itu ada Malaikat selurohnya.
Bertepatan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan upacara bendera di halaman kantor pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa sekaligus wujud syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih sejak 17 Agustus 1945. Upacara diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala, para Pengawas Madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, serta staf pada KUA Kecamatan Marabahan, Cerbon, dan Bakumpai.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala H. Anwar Hadimi,S.Pd.,M.Pd selaku pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan melalui momentum peringatan ini, kita semua diingatkan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan meningkatkan semangat persatuan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, bekerja keras, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Oleh karena itu, mari kita jadikan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk meneguhkan semangat kebangsaan, memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta berkontribusi nyata sesuai bidang dan kemampuan kita masing-masing,” tegasnya.
Lebih lanjut, pembina upacara mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama Barito Kuala untuk menjadikan momentum peringatan ini sebagai wahana refleksi diri, memperkuat komitmen pengabdian, serta meneguhkan tekad dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur. (Yuday)












