Berita  

Rahmad Sukendar: Presiden Prabowo Harus Peka dan Lakukan Deteksi Dini demi Stabilitas Nasional

Jakarta – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, kembali melontarkan kritik tajam terkait kinerja pemerintah dalam merespons berbagai persoalan bangsa. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto harus lebih peka terhadap situasi nasional serta mampu melakukan deteksi dini agar setiap peristiwa penting di Indonesia bisa segera ditangani tanpa keterlambatan.

“Seharusnya Bapak Presiden Prabowo lebih peka dan melakukan deteksi dini. Dengan begitu, setiap kejadian dan peristiwa bisa diketahui lebih awal, sehingga tidak ada keterlambatan dalam mengambil tindakan. Rakyat butuh pemimpin yang cepat tanggap,” tegas Rahmad Sukendar.

Rahmad menilai, masih sering terjadi keterlambatan penanganan aksi-aksi di lapangan, baik yang berkaitan dengan unjuk rasa, konflik sosial, maupun isu-isu strategis nasional. Kondisi ini menurutnya menandakan kurang optimalnya sistem koordinasi serta lemahnya fungsi intelijen dan pengawasan.

“Jangan sampai Presiden hanya mendapat laporan yang sudah terlambat. Fungsi deteksi dini harus berjalan maksimal, sehingga masalah bisa dicegah sebelum membesar. Jangan menunggu gejolak baru bertindak,” tambahnya.

Lebih jauh, Rahmad mengingatkan bahwa kepekaan Presiden terhadap dinamika sosial, politik, dan keamanan sangat menentukan arah stabilitas bangsa. Dengan sigap membaca situasi, Presiden bisa lebih cepat mengambil langkah konkret, baik dalam bentuk kebijakan maupun instruksi langsung ke aparat di lapangan.

“Negara tidak boleh kalah cepat dengan isu. Masyarakat menunggu ketegasan Presiden. Kalau pemerintah lambat merespons, yang rugi adalah rakyat sendiri,” pungkas Rahmad.

(*)