Berita  

Kondisi Infrastruktur Jalan Poros Antar Desa Bagaikan “KUBANGAN KERBAU ?!”

Mandailing Natal 05/01/2025 Global Investigasi news.com
Miris jalan utama (poros) milik Pemda Madina di usia Kemerdekaan Republik Indonesia 81 tahun namun tak pernah tersentuh pembangunan apapun.

Kami tetap berjuang mati matian dan penuh resiko untuk lalui jalan ini, dusun Sipiongot Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan keluhkan abang sopir, yang membawa hasil kebun masyarakat (TBS), jangankan roda dua roda empat ajapun kami terpuruk lalui jalan ini, ketinggian lumpur capai 1/2 M, sepanjang ± 500 m harus kami lalui dan kami jg arus saling membantu dengan yang lain menarik mobil yang terpuruk dengan tali sling, ujar seorang sopir pada hari Sabtu 3 Januari 2025 pada awak media,

M Sobirin tokoh masyarakat Batahan I sangat berharap kepada pihak pemerintah agar serius memperhatikan infrastruktur yang berada di Batahan Selatan, kami atas nama masyarakat sangat berharap jalan pemkab ini, dapat menjadi perhatian khusus tolong perhatikan kami disini, kasihan warga pengguna jalan karena segala aktifitas menjadi terkendala terutama pengeluaran hasil bumi, aktivitas anak anak yang akan pergi sekolah, keluh tokoh masyarakat Batahan I ini,

Minggu, 04 Januari 2026, awak media menelpon Camat Batahan Sukiman SE menyampaikan hal ini secara kebetulan beliaupun akan meninjau kondisi jalan poros desa Bintungan Bejangkar, Banjar Aur, Batahan I dan Batahan III, atas laporan dari seorang kepala desa dan memonitoring keadaan lapangan, beliau menyatakan keadaan ini

  1. Kondisi badan jalan rusak berat akibat dari banjir pada tanggal 25 sd 28 November 2025.
  2. Penyebab kerusakan jalan dikarenakan beberapa hal 1.Letak jalan berada di tepian sungai dengan jarak antara 10 hingga 150 dari bibir sungai sehingga waktu banjir terkena arus deras dan terendam lebih dari 100 cm.
    B.Badan jalan berada di atas tanah
    gambut yang belum setabil.
    C. Parit pembuanga air di bahu jalan kanan dan kiri banyak yang
    tersumbat akibat lumpur karena pari blm di dek beton.
  3. Akhirnya berdampak pada Arus lalulintas terganggu karena banyak mobil mogok sehingga roda ekonomi dan arus barang dan jasa sangat terganggu karena jalan tersebut merupakan jalan utàma di 6 desa yang terletak di batahan selatan dan desa desa sekitarnya.
  4. Akses pengangkutan hasil produksi kebun lebih dari 10.000 ton terkendala akibat rusaknya akses jalan utama tersebut.
  5. Dari hasil monitoring di lapangan dapat kami simpulkan sebagai berikut : A. Jalan harus segera dilakukan pengerasan dan pengaspalan B. Parit yang berada di bahu jalan kanan dan kiri diperlukanbpengerukan dan
    pembuatan dek beton agar badan
    jalan kering dan setabil.
  6. Jika jalan sepanjang lebih kurang 10 km yang membentang dari desa Bintungan Bejangkar, desa Banjar Aur, Batahan I dan Batahan III tidak segera ditangani dapat berakibat

Saya juga akan berikan laporan kepada pemerintah daerah Kabupaten Madina terutama 1.Bapak Bupati 2. Ibu Wabub

  1. Bapak Sekda 4. Kadis PU
  2. Kadis PMD 6. Kaban Bapeda
  3. Kaban BPBD
    Kerusakan ringan inprastruktur yang kapat kami lakukan perbaikan secara mandiri akan kami lakukan secara bergotong royong dan juga pihak perusahaan Pt. Palmaris Raya (MO)