Mandailing Natal 13/01/2026 Global Investigasi news.com
Jalan yang dibangun baru berusia ± 1 thn sudah mulai rusak akibat tergerus air, mohon perhatian pemerintah daerah Kab Madina untuk lakukan perawatan.
Aspal jalan kabupaten Mandailing Natal yang dibangun dari D B H (Dana Bagi Hasil) sawit dengan biaya lebih 11M kini kondisinya sudah mulai rusak di beberapa titik terutama di Desa Bintungan Bejangkar Baru terlihat bahu jalan mulai retak nyaris runtuh.
Sekitar 900 M kerusakan karena diakibatkan gerusan air, sertu berserakan dari bawah aspal yang dapat dipastikan aspal akan segera runtuh karena lindasan roda kenderaan saat berselisih (kres) apa lagi ratusan mobil yang bermuatan tandan buah segar (tbs) sawit warga yang dibawa dump truk.
M Yusuf Nasution Kepala Desa Bintungan Bejangkar Baru kepada awak media Gi news berharap agar pihak pemerintah daerah Kab Madina, untuk segera lakukan pemasangan dek parit sekitar 2 km dan penimbunan kanan kiri jalan untuk dapat mencegah erosi dan tergerus sertu dibawah aspal,
Kondisi jalan ini juga sudah dilihat oleh anggota DPR Kabupaten dari Partai Golkar beberapa waktu lalu saat berkunjung melihat kondisi warga Bintungan Bejangkar Baru pasca banjir,
Abdi Wibowo tokoh masyarakat berharap kepada bapak Bupati Mandailing Natal agar segera melakukan pemasangan dek parit jangan sampai jalan hancur baru ada perbaikan, kan makin besar biayanya, sedangkan ini aja hanya sebahagian jalan yang miliki bahu, padahal anggaran cukup lumayan besar, jika tidak dibuat dek maka usia jalan tak akan lama.
Daiman Nasution SPd selaku camat Sinunukan ketika dikonfirmasi terkait kondisi ini juga menyampaikan bahwa beliau juga telah sampaikan hal ini kepada bupati melalui profosal mengajukan permohonan pembuatan dek parit (MO).












