Bandar Lampung. globalinvestigasinews.com
Pemerintah Kabupaten Way Kanan di bawah kepemimpinan Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan fokus pembangunan pada pembenahan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan petani. Arah kebijakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., kepada tim Media Pikiran Lampung, Sabtu (17/01/2026).
Machiavelli menjelaskan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Way Kanan. Peningkatan kualitas jalan kabupaten, jalan produksi pertanian, serta jaringan irigasi terus didorong guna memperlancar distribusi hasil panen dan menekan biaya logistik petani.
“Di bawah kepemimpinan Ibu Bupati Ayu Asalasiyah, Pemkab Way Kanan berkomitmen melakukan pembenahan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat perekonomian daerah,” ujar Machiavelli.
Ia menambahkan, seluruh program pembangunan daerah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada penguatan sektor kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia. Implementasinya diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda.
Selain mengacu pada kebijakan nasional, Pemkab Way Kanan juga menyinergikan program pembangunan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. Beberapa program provinsi yang menjadi acuan antara lain peningkatan dan rehabilitasi infrastruktur jalan provinsi dan jalan penghubung antardaerah, penguatan ketahanan pangan melalui bantuan sarana produksi pertanian, benih unggul, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani.
“Program-program Pak Gubernur, seperti perbaikan konektivitas jalan Ruas jalan Tajab-Adi Jaya dan ruas jalan Tegal Mukti–Tajab serta jalur Kasui–Air Ringkih, penguatan sektor pertanian, serta pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, sangat relevan dengan kebutuhan Way Kanan. Karena itu, kami berupaya agar program kabupaten sejalan dan saling mendukung,” jelasnya.
Machiavelli menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci percepatan pembangunan. Dengan kolaborasi tersebut, ia optimistis pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kesejahteraan petani di Way Kanan dapat terwujud secara lebih merata dan tepat sasaran.
“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya petani, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Way Kanan yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.(**/Y/R).












