Globainvestigasinews.com | Pemalang – Kepala Desa Pakembaran, Fatkhudin, secara resmi memberikan klarifikasi kepada awak media terkait beredarnya sebuah video di media sosial yang menyudutkan pemerintah desa. Klarifikasi tersebut berlangsung di Desa Pakembaran, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, pada Kamis (22/01/2026).
Dalam keterangannya, Fatkhudin menegaskan bahwa isi video yang beredar tersebut tidak benar. Ia menjamin bahwa seluruh proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun sumber dana lainnya telah dilaksanakan sesuai prosedur.
”Informasi yang disampaikan lewat video tersebut, seperti adanya proyek fiktif atau kekurangan volume bangunan, itu tidak benar adanya. Semua pekerjaan sudah dilakukan sebagaimana mestinya dan telah melewati proses monitoring dari pihak kecamatan serta dinas-dinas terkait,” ujar Fatkhudin di hadapan awak media.
Menanggapi adanya laporan yang masuk ke pihak penegak hukum seperti Inspektorat, maupun Polres, Fatkhudin menyatakan bahwa hal tersebut merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia berharap proses tersebut dilakukan dengan cara yang elegan dan berdasar pada aturan yang berlaku.
”Kami sudah berusaha melaksanakan kegiatan sesuai tata aturan dengan mengedepankan aspirasi masyarakat. Sebagai manusia biasa, tentu saya tidak luput dari kekurangan dan kekhilafan,” imbuhnya secara rendah hati.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa Pakembaran mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusifitas demi kelancaran pembangunan desa ke depan.
”Mari kita ciptakan kondusifitas agar pembangunan lancar demi Desa Pakembaran yang lebih baik. Jika ada hal yang mengganjal, saya terbuka. Monggo datang ke Bale Desa atau ke rumah, kita duduk bareng ngobrol santai sambil ngopi. Insya Allah nanti pikiran jadi terbuka karena ada penjelasan yang real dan konkret,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Fatkhudin menyampaikan terima kasih atas kritik dan saran yang masuk, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia memilih melihat fenomena video viral tersebut dari sisi positif sebagai bentuk kepedulian warga.
”Atas nama pemerintah desa, kami berterima kasih. Kami menganggap itu adalah bentuk kepedulian masyarakat terhadap jalannya pemerintahan desa kami,” pungkasnya.












