Berita  

Kang DS Ucapkan Terima Kasih Kepada Kang Haji Cucun Support Pembangunan Kantor MWC NU Arjasari

KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan rasa bangga dan bahagia dengan dilaksanakannya peresmian Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung. Peresmian itu bersamaan dengan menyambut Harlah NU ke-100 tahun Masehi 2026.

Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari di Jalan Rancakole Desa Rancakole Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung ini diresmikan oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Minggu (25/1/2026).

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan selamat dan sukses kepada jajaran MWC NU Kecamatan Arjasari yang sudah menyelesaikan pembangunan Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari,” kata Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna juga turut mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal yang akrab disapa Kang Haji Cucun yang sudah mensupport, sehingga terlaksana pembangunan Kantor MWC NU Kecamatan Arjasari.

“Berharap, tempat ini yang diridhoi oleh Allah SWT. Tempat ini untuk kemaslahatan umat, dan untuk kemajuan jemaah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Arjasari,” harapnya.

Bupati Bandung berharap tempat itu dijadikan tempat untuk pengembangan ukhuwah islamiah, selain tempat silaturahmi di antara sesama masyarakat.

Lebih lanjut Kang DS mengatakan, bahwa ia sudah mengeluarkan instruksi magrib mengaji. Bahkan anak-anak usia dibawa 17 tahun setelah pukul 19.00 WIB tidak boleh memegang handphone.

“Fokus belajar mengaji dan pembelajaran di sekolah,” ungkapnya.

Kang DS juga mensosialisasikan bahwa pihaknya sudah menggulirkan program inovasi SAPA BEDAS (SALM Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas), yang sudah dicanangkan di Kabupaten Bandung pada awal masuk sekolah semester genap lalu. Para guru dan kepala sekolah setiap pukul 6.30 WIB diwajibkan sudah ada di sekolah masing-masing.

“Para siswa siswi yang akan masuk sekolah itu, bisa melakukan salam, sapa dan senyum, sehingga berinteraksi langsung dengan para guru dan kepala sekolahnya. Jika ini terbangun, insya Allah tidak akan terjadi bullying dan murid melawan ke gurunya,” tuturnya.

Bupati Kang DS berencana untuk memberikan apresiasi berupa hadiah tiket umrah kepada kepala sekolah TK, SD, dan SMP yang bisa melaksanakan program inovasi SAPA BEDAS ini dengan baik.

“Para siswa begitu masuk sekolah itu, disambut oleh para guru dan kepala sekolah. Ini dalam rangka pembentukan karakter, karena pendidikan dasar itu dari mulai TK, SD dan SMP,” katanya.

Menurutnya, program SAPA BEDAS itu dalam rangka membentuk karakter anak bangsa. Di sekolah ada tiga muatan lokal, kata dia, di antaranya ada pendidikan bahasa Sunda, pendidikan Pancasila dan UUD 1945, dan pendidikan membaca dan menghafal Alquran.

“Maksud dan tujuannya adalah membentuk karakter anak bangsa dalam mempersiapkan anak bangsa menuju Indonesia Emas 1945,” harapnya.

Program pendidikan itu, lanjut Kang DS, disinergikan dengan program strategis nasional Presiden Prabowo, yaitu program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

“Di Kabupaten Bandung dari rencana 375 dapur MBG, yang sudah operasional 280 dapur MBG. Sasaran penerima manfaatnya 1,253 juta jiwa. Anggarannya insya Allah tidak kurang dari Rp 5,4 triliun per tahun,” katanya.

Kang DS berharap melalui program MBG ini bisa memberikan kecerdasan kepada anak-anak sekolah di Kabupaten Bandung, untuk persiapan Indonesia Emas 2045.

“Harus kita dukung program MBG ini. Termasuk program KDMP (Koperasi Desa Merah Putih),” katanya.

Ia berharap program ini selaras dengan kondisi di lapangan. Maka, ia berharap NU harus mengambil peluang untuk suplai ke dapur MBG, apa saja yang dipersiapkan baik hortikultura, ayam petelur dan sebagainya.

“Dengan harapan uang berputar di Kabupaten Bandung, sehingga kesejahteraan masyarakat lebih meningkat,” harapnya.

Kang DS mengucapkan selamat Harlah NU ke-100 tahun Masehi 2026, setelah NU didirikan 31 Januari 1926.

“Ini dalam rangka untuk menyatukan umat. Saat ini, NU sudah berusia satu abad. Saya yakin akan membentuk anak-anak bangsa terutama Keluarga Besar NU lebih dewasa, lebih bisa meraih prestasi dan juga dedikasi,” katanya.

Dengan usia satu abad, Kang DS berharap NU terus bangkit dan memberikan kontribusi yang terbaik.

“Dan tetap mendukung, mensupport, dan juga telah melahirkan PKB, sehingga NU dan PKB tetap bersatu untuk kemajuan bangsa dan negara kita yang kita cintai,” pungkasnya.**