Mandailing Natal 24/01/2026 Global Investigasi news.com
Infrastruktur yang tak pernah dapat perhatian pemerintah Kab. Madina kala musim kemarau masyarakat yang berada di 3 Desa bagian selatan Becamatan Batahan amat lengkap penderitaannya,
Selain dimusim penghujan infrastruktur sulit dilalui karena lumpur yang dalam, dan jika musim panas datang, debu juga begitu tebal sehingga rumah warga disepanjang jalan yang dilalui oleh kenderaan penuh debu, hingga masuk kedalam ruangan rumah warga,
Desa Bintungan Bejangkar (Pasar Minggu) Desa Banjar Aur dan Desa Batahan I adalah 3 desa yang yang tak bisa terhindar dari ancaman dari penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA),
Awak media yang melihat kondisi ini secara langsung juga telah mencoba menghubungi pihak perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT PALMARIS RAYA, via seluler namun sdr Dedi selaku KTU kebun tak bisa di hubungi, meski begitu awak media juga kirimkan dok vidio, namun sayang hingga berita ini diturunkan pihak perusahaan tak beri tanggapan.
Tokoh masyarakat Batahan I, bpk Sobirin juga menyampaikan keluhannya, dimana jam belajar mengajar anak didiknya dari yayasan “PAUD SAYANG BUNDA BATAHAN I dan MDTA IMAM FAISAL MUDA” beliau juga telah lakukan surat terbuka kepada pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT PALMARIS RAYA, agar mendapatkan perhatian dan lakukan penyiraman, inilah surat terbuka dari Bapak Sobirin.
SURAT TERBUKA
Assalamualaikum wr wb
Mengingat dalam minggu terakhir ini, cuaca sudah Panas, yg kondisi Jalan sudah mulai Berdebu, Kami Bermohon kepada Pihak Perusahaan kiranya dapat melakukan penyiraman di Jalan yang Melintasi Perumahan warga Pagi dan Sore untuk mengurangi Debu.
Di khawatirkan bisa menimbulkan Penyakit ISPA atau gangguan Pernapasan.
Atas Perhatian dan Kerjasamanya kami ucapkan Terima Kasih.
Tertanda : SOBIRIN Kepala dan Pemilik PAUD SAYANG BUNDA BATAHAN I dan MDTA IMAM FAISAL MUDA.
Juga kepala Desa Bintungan Bejangkar mengharapkan kepada pihak perusahaan PT. Sago Nauli untuk dapat melakukan penyiraman disepanjang jalan pemukiman warga, karena hasil panen kebun masyarakat dari Batahan Selatan diperkirakan diantar (ditampung) di RAM Sago Nauli.
Demikianlah harapan masyarakat Desa Batahan Selatan agar para pemangku jabatan (Muspika) dapat membantu untuk menyampaikan kepada ke dua pihak perusahaan yang berada di kecamatan Batahan (MO)












