Berita  

“Jalan Setapak Program Kotaku (BPPW) Di Wilayah Opas Pangkalpinang Diduga Bermasalah Terkesan Asal Asalan ?!”

Keppulauan Bangka Belitung Ginews.Tv.investigasicom

Pangkalpinang , Sabtu.27-01-2024 jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting untuk kelangsungan hidup semua orang. Tanpa jalan yang mulus dan halus akan banyak hambatan yang menghalangi kegiatan sehari-hari.
Hal itu pun berlaku pada beton yang telah menjadi bahan pembuatan jalan. Di mana. beton telah sering digunakan sebagai pengganti aspal. Sehingga, mutu beton pun harus selalu di perhatikan, baik itu untuk jalan raya, jalan desa maupun jalan perumahan.

Lima (5 )Jenis Mutu Beton dalam Pembangunan Mutu beton sendiri terbagi dalam berbagai jenis, tergantung dari fungsi dan kebutuhan penggunaanya. Dalam penamaannya, mutu beton memiliki huruf K di depan yang berarti Karakteristik dan di belakangnya ada angka yang menyatakan kekuatan dari beton tersebut.

Dalam wacana tersebut, Di duga kuat terdapat kesalahan Tehnis dalam Pembangunan Jalan Setapak Di Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) BKM OPIN Kelurahan Opas Indah, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kep.Bangkabelitung,

Pasal nya, Di Sepanjang Pembangunan Jalan itu, Banyak sekali yang rusak. Sehingga Mengakibat kan Rawan nya keselamatan bagi Pengguna jalan itu sendiri. Saat team Media melakukan investigasi Di Lokasi Proyek, Oleh salah satu warga mengatakan

“Bahwa Pembangunan Jalan tersebut Baru di bangun, Dan Dalam Kurun Waktu singkat sudah banyak yang hancur” ucap Warga yang tidak mau di sebutkan nama nya. Juma’at 26 januari 2024

Saat Di konfirmasi Team Awak Media Ke Dinas Terkait, dalam hal ini BPPW Babel Sahdian Selaku staf Kegiatan Mengatakan Bahwa Dalam Kegiatan tersebut sudah Sesuai dengan tehnis konstruksi nya, Dan di tanya lebih lanjut Sahdian menyebutkan kompetensi untuk menjawab ada di PPK, “terangnya

Sejak Berita ini di turun kan, Awak media Masih Berusaha mengkonfirmasi ke Pihak PPK Atau Pihak Kepala Balai, Dan Akan Meminta statment Dari APH (Pihak Kajari Kota Pangkalpinang)sehingga berita ini di publikasikan 

GINEWS.TV.INVESTIGASI.COM.(MFD)